Minggu, 18 November 2012

Diposting oleh Unknown di 19.54

(◕‿◕✿) My name is Auliah Khoirun Nisa. Aku sekolah di MTsN watampone kelas akselerasi II. Kelas ini memang kelas percepatan sieh… (*^ -^*) So, we are a smart student… siswa pilihan!
Masuknya jam tujumdanpulang jam empat sore… (︶︿︶)emang, sangat melelahkan… dan malamnya pasti banyak tugas yang menggunung yang perlu diberesin… Minggu?Jangan Tanya… kami sibuk dengan berbagai hal… ekstrakurikuler! Kegiatan ini menurutku gak terlalu penting sih… Jadi aku keluar…
Makan siangnya? Yah… kami bawa bekal darirumah…(o) o.Bekal kami macam-macam… kadang kadang kami makan bersama… dan sesuai motto MTsN yaitui khlas beramal, kami selalu minta ataupun diminta bekal teman kami… baik itu lauk, kerupuk atau sendok! Eits, bukan minta sendok! Tapi pinjam… :D Guru-guru kami baik dan cerdas dalam mengajar… semuanya!
 Ruangan? Yeah! (╯▽╰)ruangan berAC! Mewah! :Dbukan maksudku pamer, tapi aku hanya ingin memberitahukan kepada kalian…
Kami selalu serius belajar… (ciaela!) memang sieh, pertarungan(pertarungan?) disini emang amat tajam setajam silet… tapi, kami tetap memilikijiwa yang humoris!
Di sini, aku akan mengumumin tentang cerita lucu di kelas kami…
Silahkan menikamati…(✿◠‿◠)
Bekalku Di BawaTukang Becak
Hal ini terjadi pada saat aku pulang sekolah.Sangat capek, udah bawa tas yang super berat dan bekalku yang sedikit menghalangi… pada saat itu aku lihat becak, tapi lagi gak adatukang becaknya… Dengan acuh, aku gantungin deh bekalku di becak itu.Aku pun tidak menghiraukannyalagi. (3)
Pada saat itu akujuga bicara dengan Hilmi, katanya ia pengen naik ojek pulang kerumahnya… Tetapi, pada saat itu juga Triska berteriak heboh sambil lari(✖╭╮✖).Aku tidak tahu karena apa, mungkin karena mereka kejar ojek… Tapi, aku gak ikut kejarinjuga… Tetapi, anehnyaTriska pulang membawa bekalku. Oh ya! Aku baru ingat, tadi aku gantungin bekalku di becak itu.Ternyata tukang becaknya udah datang dan langsung pergi.
 “ TerimakasihyaTriska…”(o) o
“ Sama-sama… aku tadi juga kaget tadi karena kalau aku lihat itu bekalkamu…”
Aku membayangkan, pasti tukang becak itu mengira ada yang memanggilnya untuk menumpang… ternyata… HAHAHAHA

Rodanya Bundar
Cerita ini hampir sama waktunya. Waktu aku pulang… Pada saat itu aku dan beberapa anak lainnya sedang menunggu jemputan.Tetapi karena terlalu bosan menunggu jemputan, temanku punya ide gila untuk menggoda pengguna sepeda motor yang lewat. Pertama, kami menggoda dengan berkata. ; “ Standarnya…” dan yang paling lucu kalo lihat pengemudinya kebingunga nnyari nyaris tandar yang ternyata sudah terstandar hahahahaha
Puncaknya, pada saat temanku berkata :
“Wow! Rodanya bundar!”
Pengendara motor itu lalu bingung dan pergi sambil menggas motor dalam dalam.
Gara-gara Nasi Goreng…
“ Hari ini, aku makan nasi goreng… buatan Ibu!” kata Maulyana memberi tahukan aku.
“ Kalo aku… apa yah? Gak tau deh!” kataku dengan  sedikit membingungkan .Maklum aku benar-benar gak tahu…
Hal konyol ini bermula pada saat aku sangat kelaparan. Langsung saja akumengambil bekalku yang memiliki bungkuswarna pink.Warna kesukaanku. Aku heran, kenapa isinya nasi goreng.Tapi gak papa,akujuga suka.Tetapi, pada saat ingin makan suapan pertama, maulyana langsung berteriak
“ Nasi goreng!”
“ Apa?” aku bertanya kebingungan.
“ Itu bekalku.”
Dengan lesu, aku menyerahkannya.
“ Ini…Maaf yach… hehehhehehe… gara gara nasi goreng nih… “ hahahahahaha
Tempat bekalku memang sama dengan dia… hehehehe
Waspadai HP Anda…
Waktu itu, aku dan seorang temanku lagi ngisi tinta spidol buat dipakai guru.Guruku yang sedang mengajar pada saat itu berada di dalam kelasku sambil berbincang-bincang… (ngerumpi… *hihihi) pada saat itu aku sempat dengar kata-kata (cia ela…)dari seorang anak PKS( Patroli Keamanan Sekolah) bahwa ada pemeriksaan HP di kelas 7K. Temanku ini langsung kaget dan masuk.Yah kagetlah! Sekolahku memang sekolahdisiplin.Tidak boleh ada yang bawa HP. Dan kalo ada yang tertangkap bawa HP, say good bye ajalahAkhirnya… aku ditinggalin deh! (︶︿︶)
Ternyata teman-temanku yang ada didalam lagi sibuk nyembunyiin HP mereka.Dan saat aku masuk, teman-temanku yang sedang mencari tempat persembunyian HP kaget setengah mati.Aku jugamenyembunyikan HP ku… Akupunya ide gila.Idenya yaitu menyembunyikan HPku di tas guruku. Ternyata ideku inidiikutiolehteman-temanku yang lain.
Guruku berusaha memperingatkan kami agar tidak ribut.Aku mengintip keluar. DIA DATANG! DIA DATANG! Ternyata yang diharapkan(jiah…) tak kunjung datang. Kami bernafas lega… tapi, HP kami di tas guru?
 TERNYATA…
Guru kami ingat betul kalo banyak HP di tasnya. Dan ia menjualnya! OH TIDAK!
*ndakjiesobat…*
Guru kami datang dan menyerahkan HP kami… Alhamdulillah ya! Coba bayangkan kalo HP kami dijual… SECOND semua…  :Dhahahaha



Gordennya…
Pada saat ulangan semester kenaikan kelas IX, aku seperti biasa bekerja sama dengan teman-temanku. Pada saat itu mata pelajarannya adalah IPS. Dalam pelajaran ini, yang sangat memahaminya adalah temanku yang bernama Afrah. Dan beruntungnya, aku duduk di depannya. Kami telah kompak bekerja sama. Ada pembagian meteri untuk dihapal. Aku hapal pasal-pasal dan Afrah yang teori lain.
Dan pada saat waktu-H-nya, aku memberikan tissue tentang jawaban no-tentang pasal-pasal. Guru kami yang mengawas lalu berteriak kalo waktu tinggal 10 menit lagi. Aku lalu bertanya kepada Afrah tentang teori. Tapi, Afrah masih sibuk menulis pasal-pasal. Akupun mulai tak sabar dan menarik-menarik gorden yang berada di dekatku. Semakin aku marah, semakin kuat tarikannya.
DAN AKHIRNYA…
 “ Kreek… “
Suara itu mengagetkan seluruh kelas, termasuk aku dan Afrah. Bagaimana tidak? Gorden yang dari tadi kutarik malah terjatuh ke lantai. Teman-temanku menyorakiku.
 “ Tanggung jawab… “
Aku cengingiran. Aku mengerjakan saja ulanganku. Nanti saja ah… Untung saja pada saat itu guru pengawasku sedang tidak ada di kelas.
SELESAI ULANGAN…
 “ Auliah, tanggung jawab… “ Afrah mengingatkanku.
 “ Aku?”
 “ Ya… “
LKS nya
Pada hari Kamis, jam pertama di kelas kami adalah matematika. Guru yang mengajari kami matematika adalah Pak Amin. Pada waktu itu diluar sedang hujan. Sangat ribut. Kami lalu berkata :
 “ Pak, kami beli LKS di koperasi. “
 “ Oh ya? Coba aku lihat.” Kata Pak Amin sambil berbicara mengarahku. Aku tidak mendengar itu karena ribut. Triska yang duduk disampingku langsung memberikan LKSnya.
 “ Auliah… “ katanya
 “ Apa? “ kataku sedikit kebingungan
 “ Kasi Pak Amin. “
Sambil cengingiran, aku memberikan LKS Triska kepada Pak Amin.
PELAJARAN DIMULAI…
BEBERAPA MENIT KEMUDIAN…
 “ Sekiranya cukup sampai disini pelajaran kita pada hari ini. Assalamu alaikum…”
Aku biasa aja tuh, mau salam sama guru.
 ”Auliah… “
 “ Apa lagi? “ tanyaku sedikit kebingungan kepada Triska.
 “ LKSnya… “
 “ A? “
 “ Ambilin, aku gak mau. Pokoknya ambilin.” Katanya
Aku mengerti.
 “ Pak… “
 “ … “
 “ LKS Triska… “ kataku sedikit malu.
 “ Oh ya… “ katanya sambil menyerahkan LKS Triska. “ Aku kira tadi itu LKSku. Jadi masukin di tas deeh… “
Aku tersenyum. Hahahaha… eh, ketawa.
Tanganku…
Pada saat itu kami latihan upacara. Karena keesokan harinya kami akan menjadi petugas upacara. Pada saat itu, aku duduk di mushola dengan temanku yang bernama Mifrah. Pada saat itu, Triska yang menjadi dirjen. Otomatis, aku dan Mifrah bernyanyi juga.
 “ Indonesia raya… merdeka merdeka… “ Aku dan mifrahpun bernyanyi. Sambil bernyanyi, Mifrah memperlihatnya tangannya padaku. Jadi, terdengar samar-samar…
 “ Tanganku negeriku yang kucinta…”
Mendengar itu, aku dan Mifrah tertawa terbahak bahak…                                                                             

0 komentar on " "

Posting Komentar

 

Welcome to my blog! Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez